[Slice of Life] : Vaksin COVID-19
Hari Sabtu lalu (9/25) gue pergi untuk vaksin COVID-19 untuk yang pertama kalinya. Iya, gue baru dapet giliran vaksin di akhir September, yang mana kalo dibandingin beberapa temen, keluarga atau kenalan gue yang lain, keitung lambat. Vaksin yang gue dapet ini datangnya dari daerah tempat gue tinggal. Sebetulnya, kantor tempat gue kerja juga menawarkan vaksin, cuma kuotanya terbatas dan yang didahulukan adalah karyawan yang kerja langsung di lapangan atau di bagian yang bersentuhan langsung dengan pelayanan publik, kayak cleaning, kantin, general affairs, dan sebagainya. Karena gue setiap hari work from home (WFH) atau disini lebih sering disebut Telework, alias nggak perlu datang ke office dan bertemu banyak orang, so gue dan karyawan sejenis lainnya memiliki prioritas rendah dalam mendapatkan vaksin, alias dapet giliran paling bontot. Setelah menimbang, memilih dan mikir segala pretelannya, gue pun memutuskan untuk vaksin di daerah tempat tinggal gue. Alasannya kar...