[Slice of Life] : lulus nggak ya?
Bulan Juli lalu saya mencoba peruntungan untuk ikut ujian Japanese Language Proficiency Test (JLPT) atau tes kemampuan bahasa Jepang (sejenis TOEFL-nya Bahasa Jepang) di Jepang untuk pertama kalinya. Tes JLPT yang biasanya saya ikuti di Indonesia setiap tahunnya selalu bikin saya males naujubilah karena harus berkutat dalam soal ujian dan huruf kanji selama kurang lebih 3 jam ini, anehnya begitu ikut tes di Jepang, yang ada saya malah excited dan deg-deg-an seneng gimanaaa gitu . *mungkin saking groginya ikutan tes, jadinya mental gue jadi aneh* *padahal malem sebelumnya kepala gue nggak kebentur apa-apa loh* Well, sebulan setengah berlalu semenjak ujian, dan saya mulai lupa. FYI, kemaren itu saya ikutan JLPT N1 (level 1) untuk yang kelima kalinya. Karena empat kali sebelumnya saya gagal terus, pemirsah. Entah saya yang gigih, atau nekad, atau memang kurang kerjaan aja, padahal 4 tahun gagal, tapi teuteup keukeuh ikut ujian lagi. Naah, di tanggal 22 Agustus kemari...