[Work] : New Face (again)
(lagi-lagi) di kantorku kedatangan new face untuk posisi interpreter. Nggak tanggung-tanggung, dua orang sekaligus, dua-duanya cowok pula dan dua-duanya usianya di atasku. Keduanya nggak datang sekaligus dalam satu waktu, tapi berselang sekitar satu minggu. New face yang pertama, katanya udah lama tinggal di Jepang, bahkan ada yang bilang bahasa Jepangnya udah selevel native. Hmm, boleh tuh. Berarti beban kerja ane bisa lebih ringan dengan adanya interpreter baru yang katanya huebaaat itu, dan katanya dia bakal ditempatkan di bagian control (Sales, Purchase, Ware House, Material Control, HRD dan sejenisnya). Minggu pertama, dia masih gelagapan. Okelah, namanya juga orang baru, mungkin masih grogol dan belum terbiasa dengan istilah teknik di kantor, apalagi urusan mesin dan produksi. Minggu kedua, masih sama aja kayak ketika pertama kali masuk kantor. Meeting masih belepotan, orang Jepangnya ngomong panjang lebar, dia nerjemahin cuma dua kalimat pendek. WHAT?!! Bahkan, assis...